Pada tanggal 20 dan 21 Desember 2014 kemarin, saya dan beberapa teman sejawat dosen berkunjung ke daerah Sidamanik di Simalungun, Pematang Siantar, Sumatera Utara. Hari pertama disana, kami mengunjungi Pemandian Alam Aek Manik yang terletak tidak jauh dari perkebunan teh Sidamanik.

Berbekal informasi dan foto foto yang lumayan lengkap dari Medan Wisata, kami pun tiba disana. Dilihat dari jalan masuknya, orang tidak akan menyangka kalau di dalamnya ada tempat pemandian. Jalannya juga cukup jelek. Berbatu batu, licin dan sempit. Tempat pemandian yang benar-benar tersembunyi. Tidak ada biaya parkir, hanya uang masuk 2500 rupiah untuk dewasa dan untuk anak-anak 1000 rupiah per orang. Tempat itu adalah mata air tempat pemandian raja Sidamanik dan keluarganya pada jaman dahulu kala. Airnya sangat jernih dan dingin.

20141220_143117

20141220_143816

Berfoto di Mata Air Aek Manik

Melanjutkan cerita perjalanan di Sidamanik, hari kedua kami menuju Air Terjun Bah Biak yang terletak di Perkebunan Teh Unit Bah Butong.
Untuk yang tidak tahu, pasti tidak akan mengira kalau di dalam perkebunan terdapat air terjun, karena memang letaknya dekat sekali dengan pemukiman penduduk. Dan perjalanan menuju air terjun juga sangat jelek dan sempit. Waktu yang dibutuhkan kesana sepertinya hanya 15 menit, tapi karena kondisi jalannya yang rusak, kami tiba disana dengan waktu 30 menit.

20141220_171510

20141220_173112

Berfoto di tengah kebun teh

20141221_114426

Berfoto di depan air terjun Bah Biak

20141221_115247