Kualltas pelayanan telah menjadi salah satu isu penting dalam penyediaan layanan di Indonesia. Kesan buruknya pelayanan publik selama ini selalu menjadi citra yang melekat pada institusi penyedia layanan di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik. Salah satunya adalah faktor pengawasan. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik juga dirasa masih sangat kurang. Hal itu disebabkan antara lain karena keterbatasan kapasitas masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Oleh karena itu, penting sekali melibatkan Universitas khususnya jurusan komunikasi sebagai hub untuk penguatan kapasitas masyarakat/komunitas dalam pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dengan menggunakan metode Jurnalisme SMS.

Pada hari Senin tanggal 19 Mei 2014 kemarin, saya menjadi moderator dalam kegiatan Meeting Multi Stakeholder dengan tema Meningkatkan Respon Pemangku Layanan Publik terhadap SMS Hasil Pemantauan Partisipatif Jurnalis Warga. Diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan.

Meeting tersebut dihadiri oleh Narasumber dari Ombudsman RI, Bapak Hasymi Muhammad dan 25 orang perwakilan dari Dinas dinas terkait, Akademisi, NGO Pemerhati Layanan Publik dan Jurnalis Warga.

IMG_9168

 

IMG_9176IMG_9174